Thursday, April 14, 2011

15 Petenis Dunia Bermain Sepakbola untuk Amal

Andy Murray tampil di laga amal sepakbola untuk Jepang


Petenis Andy Murray mencetak satu gol saat Tim Bintang Tenis, yang terdiri dari 15 pemain tenis topd unia, kalah 4-2 melawan  Fort Lauderdale Strikers dalam sebuah laga sepakbola amal untuk korban gempa dan tsunami di Jepang, Kamis 24 Maret 2011 siang WIB.

Laga sepakbola amal tersebut 'Hope for Japan'. Petenis nomor dua dunia Novak Djokovic, yang baru saja memenangkan turnamen Indian Wells, menjadi kapten tim. Sedangkan petenis nomor satu dunia Rafael Nadal harus memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Sayang, tim All-Star tenis  gagal meraih kemenangan setelah dikalahkan Strikers, yang merupakan tim Divisi Dua di Liga Amerika Serikat, 4-2 dalam pertandingan 2x20 menit ini. Dua gol tim All-Star tenis dicetak oleh Andy Murray dan Marcos Baghdatis.

Usai melakukan pertandingan sepakbola, tim All-Star itu melakukan gala dinner untuk mengumpulkan dana untuk diserahkan Palang Merah Amerika Serikat untuk kemudian diserahkan korban gempa dan tsunami di Jepang.

ESPN tidak menyebutkan berapa besar dana yang terkumpul dari acara ini, namun setidaknya ini menunjukkan kepedulian bintang-bintang tenis dunia terhadap sesama.

Pemain bintang lainnya di tim All-Star tenis adalah Richard Gasquet, David Ferrer, Fernando Verdasco, Feliciano Lopez, Viktor Troicki dan Jurgen Melzer. Perwakilan pemain dari Jepang adalah Kei Nishikori.



Sumber : http://sport.vivanews.com/news/read/211278-murray-satu-gol--tim-all-star-tenis-kalah

Djokovic Belum Siap Jadi Raja Tenis


Novak Djokovic

Meski kembali mengalahkan Rafael Nadal di final Sony Ericsson Open, Novak Djokovic menegaskan dirinya belum pantas menduduki peringkat petenis nomor 1 dunia.

Djokovic memperpanjang rekor kemenangannya sepanjang 2011 menjadi 24 kemenangan setelah menundukkan Nadal di final Sony Ericsson Open 4-6, 6-3 dan 7-6 di Crandon Park Tennis Court, Key Biscayne, Senin 4 April 2011 dinihari WIB. Djokovic juga selalu menang di 26 laga terakhir sejak Desember 2010.

Meski Nadal tidak pernah merebut gelar sejak di Tokyo, Oktober 2010, Djokovic menilai dirinya belum pantas menyandang peringkat nomor 1 dunia menggantikan Nadal. Masih banyak yang harus dibuktikan Djokovic sepanjang musim ini.

"Ini empat bulan terbaik dalam hidup saya, tapi ini baru awal musim. Terlalu dini untuk berbicara peringkat 1. Rafa (Nadal) jelas petenis terbaik dunia saat ini. Jika saya ingin mendapatkan peringkat 1, saya harus bermain konsisten sepanjang tahun," kilah Djokovic seperti dikutip AP.

Djokovic saat ini masih memegang peringkat 2 dunia. Selangkah lagi petenis asal Serbia tersebut akan menyamai rekor Ivan Lendl yang memulai musim dengan rekor 25-0 pada 1986.

Nadal sendiri yakin Djokovic masih akan sulit dikalahkan di musim lapangan tanah liat yang akan dimulai bulan April ini.

"Apa yang dia (Djokovic) lakukan adalah luar biasa. Pertama, dia sangat bagus dalam bermain. Kedua, dia bermain dengan penuh keyakinan. Jika Anda menang, akan mudah untuk terus meraih kemenangan," ujar Nadal.



Sumber : http://sport.vivanews.com/news/read/212872-djokovic-belum-siap-jadi-raja-tenis

Halo Matahari Dua Lapis Muncul di Padang

Ilustrasi halo Matahari 


Fenomena halo Matahari kembali muncul di langit Padang, Rabu siang, 13 April 2011. Yang menarik, cincin Matahari terlihat tidak hanya selapis, tapi dua lapis.

Pantauan VIVAnews.com, kemunculan halo Matahari kali ini tak menimbulkan kepanikan warga. Tak terdengar ada warga ribut-ribut mengaitkannya dengan bencana atau gempa.

Meski demikian, kemunculan halo Matahari membuat kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika wilayah Maritim Teluk Bayur kebanjiran telepon.

"Halo Matahari mulai terlihat sekitar 1 jam yang lalu, banyak warga dan sekolah yang menelepon menanyakan fenomena ini," kata Kepala BMKG Teluk Bayur, Padang, Amarizal kepadaVIVAnews.com, Rabu siang.

Semua penelepon menanyakan hal yang sama: "Apakah ini pertanda bencana atau gempa," kata Amarizal.

Dia menjelaskan, halo Matahari hanyalah fenomena alam biasa yang disebabkan proses penguapan yang menimbulkan butiran-butiran es. Butir es tersebut memantulkan cahaya Matahari hingga menimbulkan penampakan berupa cincin. "Ini hanya fenomena alam biasa yang terjadi saat langit cerah, tak ada hubungan dengan gempa," tegas Amarizal.

Penampakan halo Matahari terlihat beberapa kali di langit Padang. Pada Kamis 21 Oktober 2010, penampakan halo Matahari menimbulkan kepanikan warga.

Sejumlah warga memilih mengungsi, menjauhi pantai, karena khawatir gempa besar datang. Kantor-kantor kosong, siswa dipulangkan awal dari sekolah. Saat itu, masyarakat mengaitkan halo Matahari dengan kemunculan fenomena serupa sehari pasca gempa 7,9 Skala Richter (SR) pada 30 September 2009.

Halo Matahari juga terlihat di angkasa Yogyakarta pada Selasa 4 Januari 2011. Warga tak resah dengan fenomena itu. Jatmiko misalnya, ia mengatakan, gempa besar di Yogyakarta tahun 2006 lalu, petandanya bukan halo Matahari melainkan awan Cirrus, awan yang berbentuk vertikal.



Sumber : http://nasional.vivanews.com/news/read/214514-muncul-halo-matahari-dua-lapis-di-padang

Saat Komunitas Motor dan Fotografi Bergabung




Berbagai komunitas hobi banyak tersebar di Jakarta, namun kali ini  komunitas tersebut berkolaborasi untuk unjuk gigi melalui La Commune, yaitu kolaborasi antara komunitas fotografi (Id- Photographer), komunitas pecinta sepeda motor BMW (BMW Motorcyle Club of Indonesia) dan komunitas pecinta motor besar (Desmo Owner Club of Indonesia).

Kolaborasi ini bertujuan mempererat hubungan dan memupuk rasa kebersamaan antar komunitas, serta memperkenalkan kepada masyarakat akan eksistensi komunitas-komunitas hobi tersebut tersebut. 

Kolaborasi La Commune diprakarsai oleh tiga komunitas, namun diharapkan mendatang dapat mendorong komunitas lain untuk bergabung. Sebab, La Commune bukan sekedar ajang bersenang-senang namun juga mengusung kegiatan sosial bermitra dengan Rumah Gemilang Indonesia yang dikelola oleh Yayasan Al Azhar Peduli Umat. Rumah Gemilang menyusun program bantuan bagi pelatihan fotografi dan videografi yang diberikan gratis bagi anak putus sekolah.

Di Rumah Gemillang Indonesia, anak-anak putus sekolah telah diberikan pelatihan foto dan videografi dengan maksud agar setelah lulus dari kursus ini, mereka dapat memperoleh pekerjaan sesuai keahliannya dan membuka peluang kerja di masyarakat sehingga angka kemiskinan dan pengangguran dapat dikurangi. "Bantuan yang kami peroleh tentunya sangat mendukung kelangsungan pelatihan anak putus sekolah," ujar Sigit Iko Sugondo, Wakil Direktur Al-Azhar Peduli Umat, Minggu 25 Juli 2010.
La Commune, diramaikan juga dengan program Photo Hunt yang ditujukan bagi para pecinta fotografi. Pada kegiatan ini, pengunjung dapat menguji kemampuan fotografi lewat 8 tema pemotretan dengan latar super bike, custom bike, adventure bike, dan hot rods.


Sumber : http://otomotif.vivanews.com/news/read/166788-saat-komunitas-motor-dan-fotografi-bergabung 

Tips Bila Mobil Anda Mogok Diterjang Banjir



Hujan deras yang terjadi kemarin mengakibatkan sejumlah jalanan terendam banjir. Tak pelak, kemacetan pun terjadi di mana-mana. Banjir kemungkinan juga akan terjadi, sebab siang ini, Selasa 26 Oktober 2010, hujan lebat kembali mengguyur Jakarta.

Bagi Anda pengendara mobil, harus hati-hati melintasi jalanan yang terendam air. Bila tidak, mobil Anda bisa mogok di jalan.

Lalu, apa yang harus Anda lakukan saat mobil terkena banjir? Berikut beberapa tips penanganan mobil setelah terkena banjir yang dikutip dari berbagai sumber:

Bila mobil terkena banjir ringan:- Periksa kondisi bearing roda
- Periksa kondisi sistem rem
- Periksa kerja sistem ABS
- Periksa kondisi tie rod dan ball joint
Banjir sedang:- Periksa kondisi oli mesin dan transmisi, jika tercampur air, ganti dengan yang baru
- Buka knalpot dan saringan udara, jika ada air bersihkan dan keringkan
- Pastikan mesin dapat berputar dengan cara memutar pully dengan kunci
- Periksa silinder dengan membuka busi, jika ada air bersihkan dengan cara start enginedengan kondisi busi terbuka semua
- Periksa kelengkapan kelistrikan mesin, seperti starter, alternator, dan ECU. Jika terdapat air, bersihkan dan keringkan

Banjir berat:- Periksa komponen-komponen sesuai pada kategori kebanjiran ringan dan sedang, serta periksa komponen yang berada dalam kabin.
- Periksa semua ECU, combination meter, tape, relay, dan fuse, serta semua konektor yang ada di dalam kabin. Pastika semua terbebas dari air, kemudian bersihkan dan keringkan menggunakan blower atau hair dryer.- Bawa mobil ke bengkel agar mendapatkan pemeriksaan lanjutan.



Sumber : http://otomotif.vivanews.com/news/read/185027-bila-mobil-mogok-terkena-banjir

Dinosaurus Lebih Besar dari yang Dikira


Siapa pun tahu dinosaurus. Ya, spesies raksasa yang menghuni bumi di zaman purbakala atau jutaan tahun silam. Layaknya di film Jurassic Park, kebanyakan dinosaurus dikenal karena fisiknya yang besar dan tinggi.

Tetapi, ada penelitian baru yang cukup mencengangkan. Seorang ahli anatomi evolusi asal University of Missouri, Casey Holiday, bersama rekan-rekannya, mengatakan bahwa ukuran dinosaurus yang sebenarnya lebih tinggi dan besar dari yang Anda kira.

Sebenarnya sama dengan penelitian-penelitian dinosaurus sebelumnya. Holliday dan tim riset tersebut juga berpatokan pada ukuran fosil yang ditemui. Namun, baru diketahui bahwa ada bagian-bagian tubuh dinosaurus yang terabaikan.
Padahal, bagian itu bisa menunjukkan tinggi dinosaurus yang sebenarnya adalah 10 persen lebih tinggi dari yang kita tahu selama ini. Bagian itu adalah tulang rawan.

Beberapa fosil dinosaurus, seperti tulang paha dan tulang kering, tak terlalu berpengaruh pada struktur sendi tulang utama. Sebaliknya, tulang rawan yang sangat tebal mungkin justru membantu pergerakan dan pertumbuhan sendi-sendi tulang.
"Dan, hal itu akan menambah tinggi yang signifikan bagi dinosaurus tertentu," kata Holliday, yang dikutip dari LiveScience.com, Jumat 1 Oktober 2010.

Para ilmuwan menarik kesimpulan tentang dinosaurus dengan menginvestigasi burung unta dan buaya, yang mana keduanya adalah dua spesies dari zaman purba yang masih bertahan sampai zaman modern dan dekat dengan manusia. Mereka menemukan bahwa panjang tulang rawan burung unta dan buaya dahulunya bisa lebih tinggi hingga 6-10 persen dari yang ada sekarang.

Selanjutnya, para peneliti mempelajari anggota badan fosil dinosaurus yang telah punah, termasuk jenis pemakan daging T.Rex dan Allosaurus, serta jenis pemakan tumbuhan dan bertubuh raksasa termasuk Brachiosaurus dan Triceratops.

Kesimpulannya, untuk beberapa spesies dinosaurus memang mempunyai tulang rawan yang tingginya lebih signifikan dibandingkan dari yang diketahui selama ini.

Sebagai contoh, seekor Brachiosaurus diperkirakan selama ini tingginya 42 kaki, mungkin tinggi sebetulnya bisa mencapai 43-44 kaki. "Kelihatannya sangat sepele. Tetapi, untuk ukuran tulang rawan itu jumlah yang sangat besar," ujar Holliday.

Menurutnya, tulang rawan ekstra dapat membantu para herbivora raksasa untuk menekan tingkat stres karena berat dan ukurannya yang besar. "Tapi, kami belum terlalu yakin kalau itu alasannya."

Ke depannya, penelitian ini bisa menjelaskan gerakan dan postur dinosaurus yang sebenarnya, lanjut Holliday. "Kita bisa menggunakan hasil riset kami tentang tulang rawan untuk membuat model 3D dari sendi mereka. Sehingga bisa mencoba cari tahu bagaimana mereka bergerak," tandasnya pada LiveScience.

Tiga Spesies Dinosaurus Baru Ditemukan

Paleontolog Australia mengaku menemukan tiga spesies dinosaurus baru setelah memeriksa penggalian fosil di Queensland. Dalam jurnal Public Library of Science (PLOS) One, mereka menyebutkan salah satu spesies merupakan predator mengerikan dengan tiga cakar tajam di setiap tangan.

Paleontolog Museum Queensland Scott Hucknell mengatakan karnivora yang dinamai Australovenator wintonensis ini lebih besar dan berbahaya dibanding velociraptor yang muncul dalam film Jurassic Park.

"Karnivora ini sangat cepat dan dapat memangsa buruannya dalam waktu singkat di wilayah terbuka," kata Hucknell seperti dikutip laman stasiun televisi BBC.

Sementara dua dinosaurus lain merupakan herbivora. Salah satunya memiliki struktur tubuh tinggi mirip jerapah, dan fosil lainnya seperti kudanil. Tiga fosil yang ditemukan di pegunungan batu Formasi Winton ini berasal dari masa 100 juta tahun lalu hingga periode Cretaceous.

Tiga dinosaurus itu dinamai sesuai karakter dalam lagu terkenal Australia, Waltzing Matilda. Karnivora dinamai Banjo Patterson, komposer lagu itu. Sementara dinosaurus mirip jerapah dengan nama latin Witonotitan wattsi, diberi nama Clancy. Dinosaurus yang menyerupai kudanil, Diamantinasaurus matildae dipanggil Matilda.

Dua herbivora berkaki empat ini termasuk dalam keluarga titanosaurus, hewan terbesar di muka bumi.

Banjo dan Matilda, diduga predator dan buruannya, ditemukan dalam satu lokasi dalam kolam stagnan berusia 98 juta tahun.

Gubernur Queensland Anna Bligh mengatakan penemuan ini merupakan terobosan besar dalam upaya memahami kehidupan prasejarah di Australia. Sementara paleontolog Museum Victoria John Long menyebut penemuan ini luar biasa.

"Penemuan ini menempatkan Australia kembali dalam peta penemuan dinosaurus dunia sejak 1981, saat Muttaburrasaurus ditemukan," kata Long.

Tiga spesies ini akan menjadi bagian Periode Dinosaurus dalam Museum Sejarah Alam Australia yang sedang dibangun di Winton. Saat selesai, 2015 mendatang, seksi ini akan menjadi pusat pameran dan penelitian koleksi dinosaurus Australia.



Sumber : http://dunia.vivanews.com/news/read/72277-tiga_spesies_dinosaurus_baru_ditemukan

Asteroid Raksasa Punahkan Dinosaurus

Misteri punahnya dinosaurus 65,5 juta tahun lalu terpecahkan. Dalam sebuah panel internasional, Kamis lalu, para ilmuwan mencapai satu kesimpulan bahwa binatang purba itu punah karena sebuah asteroid raksasa menghantam Bumi, tepatnya di negara bagian Yucatan, Meksiko.

Kesimpulan ini sekaligus mengakhiri perbedaan pendapat di kalangan para ilmuwan mengenai penyebab musnahnya dinosaurus.

Sebuah panel beranggotakan 41 ilmuwan dari berbagai negara mengadakan penelitian selama 20 tahun untuk mencari kebenaran penyebab kepunahan massal yang disebut Kretaseus-Tersier(KT) tersebut. Jatuhnya asteroid raksasa itu menciptakan tempat hidup yang tidak kondusif sehingga memusnahkan lebih dari setengah spesies di muka Bumi.

"Dunia dengan cepat berubah karena efek dari hantaman itu, dan semua hal menjadi sangat buruk setidaknya hingga satu dekade kemudian," kata Jim Melosh, profesor di bidang ilmu pengetahuan Bumi dan atmosfer dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, sekaligus salah satu penulis studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Jumat, 5 Maret 2010 tersebut, kepada Daily News.

Melosh dan kawan-kawan memperkirakan bahwa selama sepuluh tahun setelah hantaman asteroid itu, sekitar 90 persen makhluk bumi punah. Bahkan predator seperti Tyranosaurus tidak mampu bertahan dari dampak asteroid seluas 7,5 mil dengan dampak yang miliaran kali lebih hebat dibanding ledakan atom Hiroshima.

Hantaman asteroid ini, menurut Melosh, menimbulkan badai kematian dan kerusakan. "Hantaman asteroid yang jatuh dengan kecepatan tinggi menciptakan kawah. Puing-puing terbang ke angkasa seperti rudal balistik, turun kembali ke atmosfer, menimbulkan panas berkekuatan 10 matahari di saat siang, sehingga kemungkinan kulit dinosaurus melepuh dan juga menyebabkan kebakaran hutan," tutur Melosh.

Bencana tidak berhenti sampai di situ. Asteroid rupanya jatuh di lokasi yang kaya belerang. Saat belerang bercampur dengan uap air di angkasa setelah terpental ke atas, tercipta awan yang menutupi matahari selama sekitar sepuluh tahun dan menimbulkan hujan asam.

Data yang ditemukan 41 ilmuwan tersebut juga mengungkapkan adanya kandungan iridium dalam konsentrasi tinggi pada lapisan-lapisan batu yang dijadikan sampel. Kandungan iridium pada lapisan-lapisan itu sesuai dengan periode tumbukan asteroid. Iridium adalah sebuah elemen pada meteor.

Studi juga menyebutkan bahwa semua teori tentang kepunahan dinosaurus, termasuk ledakan vulkanis hebat di India pada periode tersebut dipandang tidak tepat.



Sumber : http://dunia.vivanews.com/news/read/134363-asteroid_raksasa_punahkan_dinosaurus