Wednesday, October 3, 2012

Sistem Informasi Akuntansi


Sistem informasi akuntansi berbasis komputer adalah sistem informasi yang menggunakan teknologi komputer dalam mengelola data atau transaksi perusahaan menjadi suatu informasi yang tepat, akurat, dan relevan dalam pengambilan keputusan.

Pemrosesan data secara manual sudah tidak relevan lagi bagi perusahaan yang memiliki tingkat volume transaksinya tinggi dan rumit. Pencatatan secara manual sudah tidak mampu melakukan back up kesalahan-kesalahan atau penyimpangan-penyimpangan yang sering terjadi dalam perusahaan. Akibatnya informasi yang dihasilkan tidak akurat lagi dalam pengambilan keputusan.

Komputer menjadi pilihan utama perusahaan dalam menangani kekompleksan dan kerumitan data atau transaksi perusahaan.  Walaupun komputer hanya memanipulasi bit atau digit tetapi kemampuan sistem informasi semakin meningkat.  Tentu saja kemampuan tersebut diimbangi dengan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk memperolehnya.

Perbedaan sistem komputer dan manual hanya pada proses pengolahan data input menjadi output. Pada sistem informasi akuntansi basis komputer data diolah oleh komputer yang biasa disebut sebagai pengolahan data elektronik.

Ada dua kemungkinan yang bisa terjadi dalam pencatatan data yang akan menentukan langkah-langkah selanjutnya atau pemrosesan data dalam komputer, yaitu:
a. pencatatan data hampir sama dengan sistem manual, yaitu digunakan bukti-bukti transaksi lalu diolah oleh komputer sesuai dengan format yang telah diprogramkan. Siklus pemrosesan data dapat dilihat pada gambar berikut:

b. Pencatatan data dilakukan secara langsung ke dalam komputer dengan menggunakan terminal. Hal ini dapat dilihat pada gambar:


Teknologi sistem informasi terdiri dari beberapa aspek-aspek dasar sistem komputerisasi. Aspek-aspek dasar koputerisasi adalah hardware, software dan personel dalam perusahaan yang secara prinsip harus ada. Ketiga aspek dasar tersebut akan dijelaskan seperti di bawah ini:
a. Perangkat keras (Hardware). Perangkat keras adalah seluruh komponen peralatan yang membentuk sistem informasi, dan peralatan lainnya yang memungkinkan fungsinya. Adapun komponen perangkat keras adalah:
  • Input unit untuk menerima data masukan
  • Central Processing Unit (CPU) yang merupakan bagian intern komputer untuk menjalankan instruksi-instruksi yang diberikan oleh program-program komputer.
  • Array Processor merupakan processor yang terpisah yang dapat ditambhakan pada processor utamanya.
  • Main Memory merupakan tempay penyimpanan program dan data yang disebut juga electronic filing cabinet dalam sistem komputer.
  • External Storage, yaitu storage yang menyimpan data diluar main storage dalam waktu yang relatif lama dan biasanya dapat menampung data dalam jumlah yang besar.
  • Peripheral merupakan perangkat tambahan yang berguna untuk menambah kegunaan komputer.
b. Perangkat Lunak (Software). Perangkat lunak adalah sekumpulan instruksi-instruksi tertentu (program) yang dibuat oleh manusia untuk mengaktifkan fungsi dari perangkat keras komputer. Perangkat lunak ini dapat dikategorikan dalam tiga bagian, yaitu:
  • Sistem Operasi (Operating System). Sistem operasi merupakan program yang ditulis untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan dari sistem komputer.
  • Perangkat Lunak Bahasa (Language Software) yaitu program yang digunakan untuk menterjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa program atau bahasa tingkat tinggi (high level language) ke dalam bahasa mesin (machine language), agar dapat dimengerti komputer.
  • Perangkat Lunak (Application Software) dibuat khusus untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu, misalnya excel.
Dalam organisasi data, pengolahan data berbasis komputer dapat dilakukan melalui dua pendekatan tradisional dan pendekatan database.

Pendekatan tradisional berhubungan dengan manajemen data dimana sumber data dikumpulkan dalam file-file yang terpisah dan tidak berhubungan satu dengan yang lainnya. Biasanya tiap file dirancang untuk aplikasi tertentu. pendekatan database, dapat ditinjau dari beberapa sudut pandang. Bagian kredit dapat memandangnya sebagai data piutang, bagian penjualan dapat memandangnya sebagai data karyawan, dan sebagainya. Semuanya terintegrasi dalam suatu data umum.

Database merupakan kumpulan data-data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, yang tersimpan diperangkat keras komputer. Untuk memanipulasinya digunakan perangkat lunak. Sampai dengan pembentukan suatu database, data mempunyai jenjang mulai dari karakter, data item atau field, record, file, dan akhirnya menjadi database. Jenjang data ini dapat dilihat pada gambar berikut ini:


Karakter merupakan bagian data terkecil yang dapat merupakan numerik, huruf atau karakter-karakter khusus yang membentuk suatu item data/field. Field menggambarkan syatu atribut dari record yang menunjukkan suatu item dari data seperti nama, alamat, dan lain-lain.

Sunday, June 3, 2012

F.I.D.O.D.I.D.O

Hai,selamat datang di web kami,web ini adalah semua yg berhubungan dengan fidodido,dan keluarga besar fidodido/street team fiddido,kita sebut mereka “fidopunch” disini melampirkan biography fidodido,lirik lagu fidodido,links,dan masih banyak yg lain..
FIDODIDO
oke kita ingin sedikit bercerita, fidodido ini band bekasi utara yg bergenre pop energic/pop punk dengan posisi aldo(vocal) opi(bass) Qudil(gitar) mario(gitar) adam(synt) satria(drum) dan berciri khas lagu dengan sentuhan synthesizer, dan band band yg berpengaruh dengan fidodido sampai saat ini adalah Forever the sickest kids,All time low,yhesse kids wear crown,Freshman15, Eleventyseven , Blink182, Teenheart ,motion city sountrack,pee wee gaskins.
Visi dan misi kita adalah pertama memajukan dan membawa musik bekasi agar bisa di kenal lebih luas lagi bahwa bekasi itu tidak kalah dengan musik dari daerah lain, dan visi kita “……………..” Fidodido ini terbentuk dari 2008 dan pertama kali fidodido ini bergenre pop punk dengan formasi awal yaitu aldo(vocal) opi(bass) rian(gitar) fatah(gitar) wiko(drum),kenapa band ini di namakan fidodido?karna dulu sebelum band ini di buat,opi dan aldo sudah mepunyai band dengan bergenre keras,lalu mereka berdua di keluarkan satu persatu dari band tersebut,lalu opi pun mempunyai rencana membuat band pop,dan opi ingin aldo yg mevocal kan band itu,lalu setelah sudah sepakat nama ini di buat opi di ambil dari nama depan dia yaitu vian “vi” lalu aldo dari “do” jadilah fido,nama itu pun masih mengganjal di kuping,jadi di tambahkan “dido” di belakangnya untuk pemanis nama fido tersebut dan jadilah nama ini “fidodido”.
setelah berjalan nya waktu fidodido ini mempunyai single lagu pertama peri kecil yg di ciptakan oleh aldo,lalu membuat single lagi lagu kedua yaitu kenangan terindah..lirik ini di buat oleh bayu,ubay,opi dan aldo juga terllibat dalam pembuatan lirik tersebut, dan setelah sudah di aransemen kedua lagu tersebut lalu fidodido berniat ingin recording demo live 2 lagu di salah satu studio di bekasi,dan setelah lama kemudian dengan ketidak seriusan nya rian ia mengeluarkan diri dari band ini,lalu fidodido memakai additional yaitu satria,setelah berjalan nya waktu akhirnya rian dan fatah pun mengeluarkan diri juga dari band dengan alasan yg tidak begitu jelas,dan fidodido pun terus mencari personil,dan setelah sudah kumpul dan menyatukan pikiran fidodido ini ingin merubah genre menjadi powerpop yg berniat memakai synt,dan akhirnya dapat lah Abigail/farah dan ia membawa teman nya yg bisaa bermain gitar yaitu Mario,dan posisi band fidodido saat itu ialah, aldo(vocal) opi(bass) satria(drum) Mario(gitar) farah(synt) , setelah ini dapat lah kita menciptakan single ketiga kita yaitu firstkiss yg di buat oleh Mario lirik nya dengan aransemen berbeda di tambahnya sentuhan synthesizer,berjalan nya waktu banyak jadwal perform dan sampai akhirnya tiba tiba Abigail mengeluarkan diri karna tidak keseriusan nya di band, lalu fidodido membuat formasi baru lagi dengan memkai adam untuk menjadi additional menjadi bass dan opi pindah ke gitar,lalu fidodido harus di tinggal mario karna ia harus keluar kota harus bertemu dengan kedua orang tuanya,lalu fidodido memakai ilham/konde menjadi synthesizer di fidodido, dan memakai qudil untuk di gitar, lalu posisi fidodido saat ini,aldo(vocal) opi(gitar) qudil(gitar) adam(bass) konde(synt) satria(drum) lalu dengan ketidak seriusan nya konde di dalam band ia pun mengeluarkan diri dari band lalu fidodido memakai revi untuk additional synt fidodido, berjalan nya waktu lalu Mario pun sudah bisaa kembali ke bekasi dan kembali mengisi gitar fidodido dan posisi fidodido saat ini dan sampai sekarang yaitu aldo(vocal) opi(bass) qudil(gitar) Mario(gitar) adam (synt) satria(drum) doakan saja fidodido tidak berubah ubah personil lagi, dan berjalan dengan sukses, kami butuh support kalian smua. amin

Cobol

COBOL adalah bahasa pemrograman komputer, digunakan oleh orang yang akan memberikan instruksi-instruksi kepada komputer untuk menyelesaikan persoalan bisnis. karena orientasinya pada suatu masalah, bahasa ini sering disebut juga dengan istilah Problem Oriented Language. COBOL merupakan High Level Language, bahasa awam yang ditulis menggunakan instruksi dalam bahasa inggris.
COBOL hampir dapat digunakan pada semua komputer yang tersedia kompiler COBOLnya. COBOL diciptakan pada tahun 1959.Pengembangan bahasa COBOL selanjutnya dilakukan oleh suatu group yang disebut CODASYL, singkatan dari COnference on DAta SYstem Language.
Bahasa COBOL pertama kali diperkenalkan secara resmi atau formal pada bulan Januari 1960. Versi dari bahasa COBOL ini disebut dengan COBOL-60. Dan diperbaharui pada tahun 1965. Bila suatu bahasa komputer tidak standar, dalam arti banyak versinya, maka menyulitkan pemakai untuk menerapkannya, pemakai harus menyesuaikan versi dari COBOL yang dipakai oleh komputer tertentu. Untuk mengatasi masalah hal ini, pada tahun 1968 dan 1974 bahasa COBOL dikembangkan dan disempurnakan lebih lanjut dan distandardisasikan dengan nama ANSI COBOL (American National Standards Institute ). ANSI COBOL ini yang sekarang banyak diterapkan oelh sejumlah pabrik-pabrik komputer. Dengan adanya standardisasi, pemakai tidak terlalu sulit menggunakan bahasa COBOL versi yang berbeda, karena inti dari bahsa ini sama.
Misalnya untuk komputer mikro, yang menggunakan sistem operasi CP/M atau MS-DOS atau PC-DOS, perusahaan software Microsoft, mengembangkan bahasa COBOL yang disebut dengan COBOL-80 atau MS-COBOL. Walaupun versi dari bahasa COBOL berbeda yaitu COBOL-80 tetapi berdasarkan dari standar ANSI, yaitu yang distandardisasikan pada tahun 1974 (American National Standards Institute Nomer x3.23-1974), sehingga sifatnya standar.
Dengan bahasa COBOL, tinggal menulis instruksi dengan kata bahasa inggris seperti ADD, MOVE, MULTIPLE,READ, WRITE dan sebagainya. Kata-kata yang dipergunakan dalam bahasa COBOL disebut COBOL Reserved Words. Disamping CoBOL reserved words, yang merupakan kata-kata yang sudah ditetapkan oleh bahasa COBOL, yang mempunyai arti tertentu, pemakai bahasa ini dapat membuat sendiri kata-kata ( User Defined Words) untuk mendefinisikan suatu nama tertentu.
Program bahasa COBOL merupakan program terstruktur , yaitu program yang strukturnya jelas, mudah dibaca, dan mudah dipelajari, dan baik untuk dokumentasi. Struktur utama dari suatu program COBOL terdiri dari 4 Divisi yaitu:

  • IDENTIFICATION DIVISION
Informasi mengenai identitas program (nama program, si pembuat, tanggal dibuat, tanggal dikompilasi, dan lainnya.)
  • ENVIRONMENT DIVISION
Informasi mengenai keadaan komputer dan alat-alat lain yang dipergunakan.
  • DATA DIVISION
Informasi mengenai bentuk, jenis dari data apa saja yang dipergunakan dalam program bersangkutan
  • PROCEDURE DIVISION
Informasi yang memuat prosedur pemrosesan data yang datanya tampak pada DATA DIVISION untuk dihasilkan outputnya.

Dari apa yang dapat dikerjakan oleh COBOL, konsep COBOL orientasinya pada permasalahan bisnis sebenarnya dapat untuk semua permasalahan yang berhubungan denagn pengolahan data. Misalnya, pengolahan data mahasiswa, yaitu memproses data input mahasiswa, sampai dihasilkan output informasi mendetail tentang mahasiswa bersangkutan, juga dapat dikerjakan oleh COBOL.
Dari uraian-uraian diatas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa pengguna bahasa COBOL mempunyai beberapa keuntungan, diantaranya:
  1. Program COBOL dibuat dalam instruksi bahasa inggris, sehingga lebih mudah dipelajari dan dibuat.
  2. Program COBOL sesuai untuk pengolahan data yang banyak diterapkan pada permaslahan .
  3. Program COBOL sifatnya standard, sehingga dapat dipergunakan pada komputer-komputer yang berbeda, tanpa banyak perbedaan.
  4. Struktur program COBOL jelas, sehingga dapat dimengerti oleh orang seperti akuntan, auditor, atau manajer-manajer yang hanya mempunayai pengetahuan pengolahan data yang sedikit.
  5. COBOL menyediakan fasilitas Listing Program, bilamana perlu dapat diperiksa oleh orang lain selain programer.
  6. Mudah didokumentasikan dan dikembangkan bilamana perlu

C++

pemprograman C++ adalah pemprogaman yang di turunkan dari pemprograman C
biasanya ada beberapa macam style dalam membuat program C++
dalam kamus data dan badan program diakhiri menggunakan ; pada setiap baris fungsi
badan program selalu dimulai dengan { dan diakhiri dengan }
untuk membuat baris baru dalam text menggunakan \n
untuk membuat comment satu baris menggunakan //(double slash) atau menggunakan /* untuk memulai comment dan */ untuk mengakhiri comment(biasanya dipakai untuk comment yang lebih dari satu baris)


struktur program c adalah sebagai berikut:

(header file)
header file adalah bentuk libraries untuk memanggil fungsi tertentu
contoh:
#include,
#include

(kamus data)
kamus data menentukan jenis fungsi yang akan di pakai
contoh:
int x; /*artinya fungsi x adalah integer(bil. bulat)*/
float y; /*artinya fingsi y adalah float(bil. real)*/

(badan program)
semua isi ada badan program ada di sini
awal badan program adalah:
int main () /* ini adalah menu utama badan program*/
{ /*ini adalah fungsi memulai program*/

//di bawah ini akan menjadi isi dari program

printf("Selamat Datang di DC"); /*fungsi printf akan menampilkan tulisan yang berada di dalam (" ")*/
//selalu ingat untuk menutup fungsi dengan ;
scanf("%i", &x); /* fungsi scanf akan menyimpan data yang di input oleh pengguna yang bersifat bil. bulat(i, untuk integer) pada fungsi x
printf("%i",x); /*pada funsi ini layar akan menampilkan hasil scan/input dalam fungsi x yang bersifat integer(i)*/

system("pause"); /*agar program tidak langsung menutup*/
return=0 /*untuk keluar dari program*/

} /*menandakan bahwa badan program berakhir*/

OTOMATA HINGGA NONDETERMINISTIK



Seperti yang sudah di bahas di materi sebelumnya,  otomata dibagi menjadi dua jenis, Deterministik (AHD) dan Nondeterministik (AHN). Dan jika dilihat dari isi tabelnya, jelas terlihat perbedaan dari AHD dan AHN. Berikut datailnya :

Otomata Hingga Deterministik (AHD)
Fungsi Transisi akibat pembacaan sebuah simbol bersifat tertentu, artinya 
- Setiap cell hanya terdapat satu (1) digit stata tujuan
- Setiap stata terdapat busur panah keluar sebanyak input yang ada

Otomata Hingga Nondeterministik (AHN)

Fungsi Transisi akibat pembacaan sebuah simbol bersifat tertentu, artinya
- Setiap cell dapat berisi nol, satu bahkan lebih dari satu digit
- Setiap stata boleh terdapat busur panah dengan input yang sama, namun tujuan yang berbeda.


EQUIVALENSI AHN MENJADI AHD

Bentuk Otomata Nondeterministik dapat diubah menjadi bentuk Deterministik tanpa mengubah arti.
Berikut Algoritmanya :
1. Tetapkan Stata awal AHD = Stata awal AHN atau selanjutnya ditulis S(AHD) = S(AHN)
2. Tetapkan Input AHD = Input AHN atau selanjutnya ditulis V(AHD) = V(AHN)
3. Copykan tabel AHN sebagai tabel AHD, mula-mula Stata AHD = Stata AHN atau selanjutnya ditulis K(AHD) = K(AHN) dan Fungsi transisi AHD = Fungsi transisi AHN atau selanjutnya ditulis M(AHD) = M(AHN)
4. Setiap stata yang merupakan nilai dari fungsi M(AHN) namun stata tersebut bukan elemen dari K(AHN), maka tetapkanlah sebagai elemen baru dari K(AHD). Tempatkan stata tersebut pada kolom stata M(AHD). Lakukan pemetaan sesuai berdasarkan fungsi M(AHN).
5. Ulangi langkah 4 hingga tidak diperoleh stata baru.
6. Stata Penerima AHD atau selanjutnya ditulis Z(AHD) adalah semua stata yang mengandung stata elemen Z(AHN).

Contoh Soal :
Buatlah AHD yang equivalen dengan AHN berikut : 

Jawab :
1. S(AHN) = S(AHD) = A
2. V(AHN) = V(AHD) = {0,1}
3. Copykan tabel AHN

4. Simbol - dianggap sebagai elemen baru, kemudian petakan berdasarkan fungsi M(AHN).
5 karena tidak ada pengulangan makan lanjutkan ke langkah berikutnya.
6. Z(AHD) = Z(AHN) = {B} karena tidak ada lagi elemen baru yang mengandung elemen Z(AHN).

dan hasilnya adalah :

AutoMata



Automata adalah mesin abstrak yang dapat mengenali (recognize), menerima (accept), atau membangkitkan (generate) sebuah kalimat dalam bahasa tertentu.
Beberapa Pengertian Dasar :
• Simbol adalah sebuah entitas abstrak (seperti halnya pengertian titik dalam geometri). Sebuah huruf atau sebuah angka adalah contoh simbol.
• String adalah deretan terbatas (finite) simbol-simbol. Sebagai contoh, jikaab, dan c adalah tiga buah simbol maka abcb adalah sebuah string yang dibangun dari ketiga simbol tersebut.
• Jika w adalah sebuah string maka panjang string dinyatakan sebagai |w| dan didefinisikan sebagai cacahan (banyaknya) simbol yang menyusun string tersebut. Sebagai contoh, jika w = abcb maka |w|= 4.
• String hampa adalah sebuah string dengan nol buah simbol. String hampa dinyatakan dengan simbol ε (atau ^) sehingga |ε|= 0. String hampa dapat dipandang sebagai simbol hampa karena keduanya tersusun dari nol buah simbol.
• Alfabet adalah hinpunan hingga (finite set) simbol-simbol.
Grammar dan Klasifikasi Chomsky
Grammar G didefinisikan sebagai pasangan 4 tuple : VT, VN, S, Q dan dituliskan sebagai G(VT ,VN ,S , Q), dimana:
VT             : himpunan simbol-simbol terminal (atau himpunan token -token, atau alfabet).
VN            : himpunan simbol-simbol non terminal.
S ∈ VN    : simbol awal (atau simbol start).
Q               : himpunan produksi.
Berdasarkan komposisi bentuk ruas kiri dan ruas kanan produksinya (α → β), Noam Chomsky mengklasifikasikan 4 tipe grammar :
1. Grammar tipe ke-0 : Unrestricted Grammar (UG)
.    Ciri : α, β ∈ (VT | VN) *, α> 0
2. Grammar tipe ke-1 : Context Sensitive Grammar (CSG)
.    Ciri : α, β ∈ (VT | VN) *, 0 < α ≤ β
3. Grammar tipe ke-2 : Context Free Grammar (CFG)
.    Ciri : α ∈ VN, β ∈ (VT | VN) *
4. Grammar tipe ke-3 : Regular Grammar (RG)
.    Ciri : α ∈ VN, β ∈ { VT , VT VN} atau α ∈ VN, β ∈ { VT , VN VT}
.
Automata Hingga (AH)
AH didefinisikan sebagai pasangan 5 tupel : (Q, V T , σ, q0, F):
• Q     : himpunan hingga stata
• VT  : himpunan hingga simbol input (alfabet)
• σ     : fungsi transisi, menggambarkan transisi stata AH akibat pembacaan simbol input.
Fungsi transisi ini biasanya diberikan dalam bentuk tabel.
• q0 ∈ Q   : stata awal
• F ⊂ Q     : himpunan stata penerima
Ada dua jenis automata hingga : deterministik (AHD, DFA = deterministic finite automata) dan non deterministik (AHN, NFA = non deterministik finite automata).
- AHD : transisi stata AH akibat pembacaan sebuah simbol bersifat tertentu.
.                 σ (AHD) : Q × V T → Q
- AHN : transisi stata AH akibat pembacaan sebuah simbol bersifat tak tentu.
.                  σ (AHN) : Q × V T → 2Q
Automata Hingga Deterministik (AHD)
Berikut ini sebuah contoh AHD F(Q, V T , σ, q0, Z), dimana :
Q = {q0, q1, q2}                                                                    σ   diberikan dalam tabel berikut :
Gambar1.  Tabel AHD
Ilustrasi graf untuk AHD F adalah sebagai berikut :
Lambang stata awal adalah node dengan anak panah.
Lambang stata awal adalah node ganda.

Gambar 2.   Grafik AHD
Contoh kalimat yang diterima AHD                : a, b, aa, ab, ba, aba, bab, abab, baba
Contoh kalimat yang tidak diterima AHD     : bb, abb, abba
AHD ini menerima semua kalimat yang tersusun dari simbol a dan b yang tidak mengandung substring bb. sebuah kalimat diterima oleh AHD jika tracingnya berakhir di salah satu stata penerima.
.
Automata Hingga Nondeterministik (AHN)
Berikut ini sebuah contoh AHN F(Q, V T , σ, q0, Z), dimana :
Q = {q 0 , q1, q 2 ,q 3 , q 4 }                                                σ diberikan dalam tabel berikut :
Gambar3.   Tabel AHN
Ilustrasi graf untuk AHN F adalah sebagai berikut :
Gambar4.  Grafik AHN
Contoh kalimat yang diterima AHN di atas              : aa, bb, cc, aaa, abb, bcc, cbb
Contoh kalimat yang tidak diterima AHN di atas   : a, b, c, ab, ba, ac, bc
Fungsi transisi σ sebuah AHN dapat diperluas sebagai berikut :
1. σ (q, ε) = {q} untuk setiap q ∈ Q
2. σ (q, t T) = ∪ σ (p i , T) dimana t ∈ V T , T adalah V T *, dan σ (q, t) = {p i }
3. σ ({q1, q2, …, qn}, x) = ∪ σ (q i ,x), untuk x ∈ V T *
Sebuah kalimat di terima AHN jika salah satu tracing-nya berakhir di stata penerima, atau himpunan stata setelah membaca string tersebut mengandung stata penerima.
.
Ekuivalensi AHN, AHD, dan GR
AHD bisa dibentuk dari AHN.
GR bisa dibentuk dari AHD. AHN
AHN bisa dibentuk dari GR. AHD GR
Pembentukan AHD dari AHN:
Diberikan sebuah AHN F = (Q, V T , σ, q0, Z). Akan dibentuk sebuah AHD F’ = (Q’, VT ’, σ’, q0’, Z’) dari AHN F tersebut. Algoritma pembentukannya adalah sbb. :
1. Tetapkan : q0’ = q0 dan V T ’ = V T
2. Copykan tabel AHN F sebagai tabel AHD F’. Mula-mula Q’ = Q dan σ’ = σ
3. Setiap stata q yang merupakan nilai (atau peta) dari fungsi σ dan q ∉ Q, ditetapkan sebagai elemen baru dari Q’. Tempatkan q tersebut pada kolom Stata σ’, lakukan pemetaan berdasarkan fungsi σ.
4. Ulangi langkah (3) sampai tidak diperoleh stata baru.
5. Elemen Z’ adalah semua stata yang mengandung stata elemen Z.
Berikut ini diberikan sebuah contoh AHN F = (Q, V T , σ, q0, Z) dengan :
Q = {A, B, C}, V T = {a, b}, q0 = A, Z = {C}, dan σ didefinisikan sebagai berikut:

Gambar5.   Tabel AHN yang akan dikonversikan menjadi AHD
Tentukan AHD hasil transformasinya.
Jawab :
Berdasarkan algoritma di atas, maka :
1. q0’ = q0 = A, V T ’ = V T = {a, b}.
2. Hasil copy tabel AHN F menghasilkan tabel AHD F’ berikut :
Gambar6.   Tabel AHD F’
3. Pada tabel AHD F’ di atas terdapat stata baru yaitu [A,B]. Pemetaan [A,B] adalah :
σ ([A,B],a) = σ (A,a) ∪ σ (B,a) = [A,B] ∪ A = [A,B], dan σ ([A,B],b) = σ (A,b) ∪ σ (B,b) = C ∪ B = [B,C], sehingga diperoleh tabel berikut :

Gambar7.   Tabel AHD F’ yang sudah mempunyai satu stata baru
4. Langkah (3) di atas menghasilkan stata baru yaitu [B,C]. Setelah pemetaan terhadap [B,C] diperoleh tabel berikut :

Gambar8.   Tabel AHD F’ yang sudah jadi
5. Setelah langkah (4) di atas tidak terdapat lagi stata baru.
Dengan demikian AHD F’ yang dihasilkan adalah : AHD F’ = (Q’, V T ’, σ’, q0’,= Z’), dimana : Q’ = {A, B, C, [A,B], [B,C]}, V T ’ = {a, b}, q0’ = A, Z’ = {C, [B,C]}. Fungsi transisi σ’ serta graf dari AHD F’ adalah sebagai berikut :
Gambar9.  Tabel AHD F’ yang akan dijadikan graf dan
Grafik AHN Menjadi AHD

Thursday, May 3, 2012

Kebudayaan Jawa Timur

I. Pendahuluan

     Masyarakat Jawa Timur memiliki banyak tradisi yang masih hidup (the living traditions) dan dimanfaatkan serta dibanggakan oleh para pendukungnya. Tradisi-tradisi tersebut, antara lain, berupa berbagai bentuk kesenian yang memiliki banyak pewaris, baik pewaris aktif (active bearers) atau pelaku seni maupun pewaris pasif (passive bearers) atau penikmat seni. Bentuk kesenian yang masih hidup tersebut secara garis besar dapat dibagi dua, yakni kesenian agraris, antara lain, tayub, sandur, seblang, gandrung, dan reog, serta kesenian nonagraris seperti ludruk, wayang orang, kentrung, topeng, ketoprak, jinggoan, janger, dan lain-lainnya. 
     Salah satu bentuk kesenian agraris yang sampai sekarang masih hidup dan memiliki pewaris aktif dan pasif yang cukup banyak di Jawa Timur, bukan hanya di wilayah kebudayaan Jawa Ponoragan, adalah reog Ponorogo. Sedangkan untuk kesenian nonagrarisnya adalah sebuah teater rakyat yang disebut ludruk. Kedua bentuk seni pertunjukan ini memiliki pewaris aktif dan juga pewaris pasif yang tersebar di berbagai tempat. Namun demikian, sejalan dengan bertumbuhnya produk-produk kebudayaan global, terutama pop arts, posisi kedua bentuk kesenian tersebut makin lama makin terjepit. Reog Ponorogo, misalnya, di samping merupakan bentuk kesenian yang unik juga bentuk kesenian yang terkait dengan ilmu kanuragan atau kekuatan fisik. Mereka yang tidak memiliki tubuh yang sehat dan kuat tidak akan mampu menyangga barongan dan dhadhak merak yang cukup berat. Ludruk bisa bertahan karena lakon-lakon yang dipentaskan sangat aktual dan akrab dengan budaya setempat, berupa legenda, dongeng, kisah sejarah dan kehidupan sehari-hari yang menggunakan bahasa yang sangat komunikatif, disertai lawakan yang sangat menghibur.


II. Pembahasan

     Provinsi Jawa Timur berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Selat Bali di timur, Samudera Hindia di selatan, serta Provinsi Jawa Tengah di barat. Panjang bentangan barat-timur sekitar 400 km. Lebar bentangan utara-selatan di bagian barat sekitar 200 km, namun di bagian timur lebih sempit hingga sekitar 60 km. Madura adalah pulau terbesar di Jawa Timur, dipisahkan dengan daratan Jawa oleh Selat MaduraPulau Bawean berada sekitar 150 km sebelah utara Jawa. Di sebelah timur Madura terdapat gugusan pulau-pulau, yang paling timur adalah Kepulauan Kangean dan yang paling utara adalah Kepulauan Masalembu. Di bagian selatan terdapat dua pulau kecil yakni Nusa Barung danPulau Sempu.
     Mayoritas penduduk Jawa Timur adalah Suku Jawa, namun demikian, etnisitas di Jawa Timur lebih heterogen. Suku Jawa menyebar hampir di seluruh wilayah Jawa Timur daratan. Suku Maduramendiami di Pulau Madura dan daerah Tapal Kuda (Jawa Timur bagian timur), terutama di daerah pesisir utara dan selatan. Di sejumlah kawasan Tapal Kuda, Suku Madura bahkan merupakan mayoritas. Hampir di seluruh kota di Jawa Timur terdapat minoritas Suku Madura, umumnya mereka bekerja di sektor informal.
     Suku Tengger, konon adalah keturunan pelarian Kerajaan Majapahit, tersebar di Pegunungan Tengger dan sekitarnya. Suku Osing tinggal di sebagian wilayah Kabupaten Banyuwangi. Orang Samintinggal di sebagian pedalaman Kabupaten Bojonegoro.
     Selain penduduk asli, Jawa Timur juga merupakan tempat tinggal bagi para pendatang. Orang Tionghoa adalah minoritas yang cukup signifikan dan mayoritas di beberapa tempat, diikuti dengan Arab; mereka umumnya tinggal di daerah perkotaan. Suku Bali juga tinggal di sejumlah desa di Kabupaten Banyuwangi. Dewasa ini banyak ekspatriat tinggal di Jawa Timur, terutama di Surabaya dan sejumlah kawasan industri lainnya.

Kesenian

     Jawa Timur memiliki sejumlah kesenian khas. Ludruk merupakan salah satu kesenian Jawa Timuran yang cukup terkenal, yakni seni panggung yang umumnya seluruh pemainnya adalah laki-laki. Berbeda dengan ketoprak yang menceritakan kehidupan istana, ludruk menceritakan kehidupan sehari-hari rakyat jelata, yang seringkali dibumbui dengan humor dan kritik sosial, dan umumnya dibuka dengan Tari Remo dan parikan. Saat ini kelompok ludruk tradisional dapat dijumpai di daerah Surabaya, Mojokerto, dan Jombang; meski keberadaannya semakin dikalahkan dengan modernisasi.
    Reog yang sempat diklaim sebagai tarian dari Malaysia merupakan kesenian khas Ponorogo yang telah dipatenkan sejak tahun 2001, reog kini juga menjadi icon kesenian Jawa Timur. Pementasanreog disertai dengan jaran kepang (kuda lumping) yang disertai unsur-unsur gaib. Seni terkenal Jawa Timur lainnya antara lain wayang kulit purwa gaya Jawa Timuran, topeng dalang di Madura, dan besutan. Di daerah Mataraman, kesenian Jawa Tengahan seperti ketoprak dan wayang kulit cukup populer. Legenda terkenal dari Jawa Timur antara lain Damarwulan, Angling Darma, dan Sarip Tambak-Oso.
     Seni tari tradisional di Jawa Timur secara umum dapat dikelompokkan dalam gaya Jawa Tengahan, gaya Jawa Timuran, tarian Jawa gaya Osing, dan trian gaya Madura. Seni tari klasik antara lain tari gambyong, tari srimpi, tari bondan, dan kelana.
     Terdapat pula kebudayaan semacam barong sai di Jawa Timur. Kesenian itu ada di dua kabupaten yaitu, Bondowoso dan Jember. Singo Wulung adalah kebudayaan khas Bondowoso. Sedangkan Jember memiliki macan kadhuk. Kedua kesenian itu sudah jarang ditemui.
Budaya dan Seni
     Kebudayaan dan adat istiadat Suku Jawa di Jawa Timur bagian barat menerima banyak pengaruh dari Jawa Tengahan, sehingga kawasan ini dikenal sebagai Mataraman; menunjukkan bahwa kawasan tersebut dulunya merupakan daerah kekuasaan Kesultanan Mataram. Daerah tersebut meliputi eks-Karesidenan Madiun (Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan), eks-Karesidenan Kediri (Kediri, Tulungagung, Blitar, Trenggalek) dan sebagian Bojonegoro. Seperti halnya di Jawa Tengah, wayang kulit dan ketoprak cukup populer di kawasan ini.
     Kawasan pesisir barat Jawa Timur banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Islam. Kawasan ini mencakup wilayah Tuban, Lamongan, dan Gresik. Dahulu pesisir utara Jawa Timur merupakan daerah masuknya dan pusat perkembangan agama Islam. Lima dari sembilan anggota walisongo dimakamkan di kawasan ini.
     Di kawasan eks-Karesidenan Surabaya (termasuk Sidoarjo, Mojokerto, dan Jombang) dan Malang, memiliki sedikit pengaruh budaya Mataraman, mengingat kawasan ini cukup jauh dari pusat kebudayaan Jawa: Surakarta dan Yogyakarta.
     Adat istiadat di kawasan Tapal Kuda banyak dipengaruhi oleh budaya Madura, mengingat besarnya populasi Suku Madura di kawasan ini. Adat istiadat masyarakat Osing merupakan perpaduan budaya Jawa, Madura, dan Bali. Sementara adat istiadat Suku Tengger banyak dipengaruhi oleh budaya Hindu.
     Masyarakat desa di Jawa Timur, seperti halnya di Jawa Tengah, memiliki ikatan yang berdasarkan persahabatan dan teritorial. Berbagai upacara adat yang diselenggarakan antara lain: tingkepan(upacara usia kehamilan tujuh bulan bagi anak pertama), babaran (upacara menjelang lahirnya bayi), sepasaran (upacara setelah bayi berusia lima hari), pitonan (upacara setelah bayi berusia tujuh bulan), sunatan, pacangan.

     Penduduk Jawa Timur umumnya menganut perkawinan monogami. Sebelum dilakukan lamaran, pihak laki-laki melakukan acara nako'ake (menanyakan apakah si gadis sudah memiliki calon suami), setelah itu dilakukan peningsetan (lamaran). Upacara perkawinan didahului dengan acara temu atau kepanggih. Masyarakat di pesisir barat: Tuban, Lamongan, Gresik, bahkan Bojonegoro memiliki kebiasaan lumrah keluarga wanita melamar pria, berbeda dengan lazimnya kebiasaan daerah lain di Indonesia, dimana pihak pria melamar wanita. Dan umumnya pria selanjutnya akan masuk ke dalam keluarga wanita.
     Untuk mendoakan orang yang telah meninggal, biasanya pihak keluarga melakukan kirim donga pada hari ke-1, ke-3, ke-7, ke-40, ke-100, 1 tahun, dan 3 tahun setelah kematian.
Arsitektur
Bentuk bangunan Jawa Timur bagian barat (seperti di Ngawi, Madiun, Magetan, dan Ponorogo) umumnya mirip dengan bentuk bangunan Jawa Tengahan (Surakarta). Bangunan khas Jawa Timur umumnya memiliki bentuk joglo, bentuk limasan (dara gepak), bentuk srontongan (empyak setangkep).
Masa kolonialisme Hindia-Belanda juga meninggalkan sejumlah bangunan kuno. Kota-kota di Jawa Timur banyak terdapat bangunan yang didirikan pada era kolonial, terutama di Surabaya dan Malang.

III. Penutup
      Secara budaya, hidup mati sebuah seni pertunjukan tidak pernah tergantung kepada pemerintah atau kepada institusi terkait yang mendapat amanah untuk menanganinya. Baik pemerintah maupun institusi terkait hanya berperan sebagai pemicu awal dan bukan kekuatan besar yang menjamin kelangsungan hidup sebuah produk kebudayaan. Yang bisa menjamin kelestarian sebuah produk kebudayaan dalam era kapitalisme global ini adalah para pewaris aktif dan pasar (baca: pewaris pasif). Apabila para pewaris aktifnya masih mempertahankan dan memeliharanya dengan baik, maka sebuah produk kesenian akan tetap hidup. Begitu juga, apabila pasar (penikmat, pewaris pasif) masih membutuhkan dan mengapresiasinya, maka ia akan bertahan sebagai komoditas yang memiliki arti ekonomis sehingga para pewaris aktifnya dapat memperoleh rezeki darinya. Tetapi apabila pasar tidak membutuhkannya, maka ia hanya akan bertahan sebagai klangenan bagi para pewaris aktifnya saja, yakni menjadi sesuatu yang dicintai dan diapresiasi secara pribadi, tetapi nilai ekonomisnya sangat rendah. Hal ini juga berlaku bagi seni reog dan seni ludruk.
     Ada tiga hal yang dapat mempertahankan kehidupan suatu bentuk seni pertunjukan. Pertama, memiliki pewaris aktif yang memiliki komitmen kuat untuk melestarikan seni pertunjukan yang digelutinya. Reog dan ludruk mempunyai pewaris aktif yang cukup setia, dan itulah yang membuat keduanya dapat bertahan. Kedua, memiliki pewaris pasif yang cukup setia untuk datang dan membeli pementasan karena pewaris pasif adalah pasar yang dapat mendukung keberadaan sebuah seni pertunjukan. Sejatinya, seni reog yang bercitra agraris dan seni ludruk yang bercitra nonagraris masih memiliki penikmat yang fanatik. Ketiga, ada campur tangan negara. Di Provinsi Jawa Timur, seni reog dan ludruk menjadi kebanggaan para pewarisnya karena keduanya menjadi penyangga identitas lokal pemiliknya.

              http://www.javanologi.info

Tuesday, April 3, 2012

Demokrasi

I.          Pendahuluan

Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan pemerintahannya berasal dari rakyat, baik secara langsung (demokrasi langsung) atau melalui perwakilan (demokrasi perwakilan). Istilah ini berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία – (dēmokratía) "kekuasaan rakyat", yang dibentuk dari kata δῆμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (Kratos) "kekuasaan", merujuk pada sistem politik yang muncul pada pertengahan abad ke-5 dan ke-4 SM di negara kota Yunani Kuno, khususnya Athena, menyusul revolusi rakyat pada tahun 508 SM. Istilah demokrasi diperkenalkan pertama kali olehAristoteles sebagai suatu bentuk pemerintahan, yaitu pemerintahan yang menggariskan bahwa kekuasaan berada di tangan orang banyak (rakyat). Abraham Lincoln dalam pidato Gettysburgnya mendefinisikan demokrasi sebagai "pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat".Hal ini berarti kekuasaan tertinggi dalam sistem demokrasi ada di tangan rakyat dan rakyat mempunyai hak, kesempatan dan suara yang sama di dalam mengatur kebijakan pemerintahan. Melalui demokrasi, keputusan yang diambil berdasarkan suara terbanyak.

II.         Pembahasan

1.         Sejarah Demokrasi

Sebelum istilah demokrasi ditemukan oleh penduduk Yunani, bentuk sederhana dari demokrasi telah ditemukan sejak 4000 SM di Mesopotamia. Ketika itu, bangsa Sumeria memiliki beberapanegara kota yang independen. Di setiap negara kota tersebut para rakyat seringkali berkumpul untuk mendiskusikan suatu permasalahan dan keputusan pun diambil berdasarkan konsensus atau mufakat.
Barulah pada 508 SM, penduduk Athena di Yunani membentuk sistem pemerintahan yang merupakan cikal bakal dari demokrasi modern. Yunani kala itu terdiri dari 1,500 negara kota (poleis) yang kecil dan independen. Negara kota tersebut memiliki sistem pemerintahan yang berbeda-beda, ada yang oligarki, monarki, tirani dan juga demokrasi. Diantaranya terdapat Athena, negara kota yang mencoba sebuah model pemerintahan yang baru masa itu yaitu demokrasi langsung. Penggagas dari demokrasi tersebut pertama kali adalah Solon, seorang penyair dan negarawan. Paket pembaruan konstitusi yang ditulisnya pada 594 SM menjadi dasar bagi demokrasi di Athena namun Solon tidak berhasil membuat perubahan. Demokrasi baru dapat tercapai seratus tahun kemudian oleh Kleisthenes, seorang bangsawan Athena. Dalam demokrasi tersebut, tidak ada perwakilan dalam pemerintahan sebaliknya setiap orang mewakili dirinya sendiri dengan mengeluarkan pendapat dan memilih kebijakan. Namun dari sekitar 150,000 penduduk Athena, hanya seperlimanya yang dapat menjadi rakyat dan menyuarakan pendapat mereka.
Demokrasi ini kemudian dicontoh oleh bangsa Romawi pada 510 SM hingga 27 SM. Sistem demokrasi yang dipakai adalah demokrasi perwakilan dimana terdapat beberapa perwakilan dari bangsawan di Senat dan perwakilan dari rakyat biasa di Majelis.

2.         Bentuk-bentuk demokrasi

Secara umum terdapat dua bentuk demokrasi yaitu demokrasi langsung dan demokrasi perwakilan.

a.         Demokrasi langsung

Demokrasi langsung merupakan suatu bentuk demokrasi dimana setiap rakyat memberikan suara atau pendapat dalam menentukan suatu keputusan. Dalam sistem ini, setiap rakyat mewakili dirinya sendiri dalam memilih suatu kebijakan sehingga mereka memiliki pengaruh langsung terhadap keadaan politik yang terjadi. Sistem demokrasi langsung digunakan pada masa awal terbentuknya demokrasi di Athena dimana ketika terdapat suatu permasalahan yang harus diselesaikan, seluruh rakyat berkumpul untuk membahasnya. Di era modern sistem ini menjadi tidak praktis karena umumnya populasi suatu negara cukup besar dan mengumpulkan seluruh rakyat dalam satu forum merupakan hal yang sulit. Selain itu, sistem ini menuntut partisipasi yang tinggi dari rakyat sedangkan rakyat modern cenderung tidak memiliki waktu untuk mempelajari semua permasalahan politik negara.

b.         Demokrasi perwakilan

Dalam demokrasi perwakilan, seluruh rakyat memilih perwakilan melalui pemilihan umum untuk menyampaikan pendapat dan mengambil keputusan bagi mereka.

3.         Prinsip-prinsip demokrasi

Rakyat dapat secara bebas menyampaikanaspirasinya dalam kebijakan politik dan sosial.
Prinsip demokrasi dan prasyarat dari berdirinya negara demokrasi telah terakomodasi dalam konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Prinsip-prinsip demokrasi, dapat ditinjau dari pendapat Almadudi yang kemudian dikenal dengan "soko guru demokrasi". Menurutnya, prinsip-prinsip demokrasi adalah:

A.        Kedaulatan rakyat;
B.         Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah;
C.         Kekuasaan mayoritas;
D.        Hak-hak minoritas;
E.         Jaminan hak asasi manusia;
F.         Pemilihan yang bebas dan jujur;
G.        Persamaan di depan hukum;
H.        Proses hukum yang wajar;
I.          Pembatasan pemerintah secara konstitusional;
J.          Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik;
K.        Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat.

III.       Penutup

Pada masa reformasi bangsa Indonesia memutuskan sebagai negara demokrasi, tetapi untuk mencapai sebuah negara yang sejahtera masih sangat susah untuk terwujud. Seharusnya demokrasi harus berjalan secara demokratis agar masalah-masalah publik bisa atau dapat diselesaikan dengan cepat. Seharusnya masalah dapat diselesaikan secara cepat agar tidak berlarut-larut agar tercapainya tujuan negara yang sejahtera.